KOMUNITAS HIJAU HITAM

mari berbagi ilmu pengetahuan, diskusi, kajian, menggagas dan menemukan ide-ide baru.
eksplore masalah dan carikan solusi.
yakin usaha sampai

17 Mei 2009

sebelum...

Hari ini sebelum kamu mengatakan
kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak
dapat berbicara sama sekali

Sebelum kamu mengeluh tentang rasa
dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak
punya apapun untuk dimakan.

Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa,
Pikirkan tentang seseorang yang
meminta-minta dijalanan.

Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada
pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

Sebelum kamu mengeluh tentang suami
atau istri anda,
Pikirkan tentang seseorang yang memohon
kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup

sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu
hari ini, Pikirkan tentang seseorang yang
meninggal terlalu cepat

Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat
ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul

Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu
yang kotor karena pembantumu tidak
mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yang
tinggal dijalanan

Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya
kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh
jarak yang sama dengan berjalan

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh
tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang
pengangguran,orang-orang cacat yang
berharap mereka mempunyai pekerjaan
seperti anda.

Sebelum kamu menunjukkan jari dan
menyalahkan orang lain,
Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang
tidak berdosa.

Dan ketika kamu sedang bersedih dan
hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada
Tuhan bahwa kamu masih hidup !

ungkapan perasaan

..kATA sEJuta rAHasia..

jALAn teLah kita LewaTi beRsama

dETik-dETik jAM yANg meNAnti kEBersaMaan

sEMua maTA yANg mENatap tAJam

mELihat kiTA yANg cERia...

kATa yANg diUCapkAN oLEh mEReka

aDA rAHasia di bALik uCAPannya

aPA itu, kiTa pUN tAK tAHu

mAKna baik dAn bURuk aDALah sAtu

dAri sEBuah kEBahagiAan

siAPa YAnG mEReka LihAt dENgan tAJam

sUara caNDa siApa yAng merEKa dENgar

itU seMUa bERAsaL dAri pERsahAbatan kiTa..

TANGIS, PELUH DAN KASIH SAYANGMU

Dirimu menangis dalam kebahagiaanmu

Tak kau hiraukan ari najis yang akan membuatmu bersedih

Tak sepotong roti dan kayupun kau belai dirinya

Sehingga ia merdeka dalam kekekanganmu

Kau rawat ia di atas perahu deritamu

Walaupun tetekmu yang suci ia jadikan sebagai pelampiasan jiwa

Apakah itu semua tak kau hiraukan

Kau bodoh dalam kasih sayangmu

Kau hina dalam keagungan jiwa dan akhlakmu

Kau memang hanyalah itu, dan hanyalah itu

Budak belian dalam genggaman darah dagingmu

Tapi, tak pernah kau sadari bumi merintih karena air matamu

Kau adalah makhluk yang suci, bahkan bintang pun harusnya menyinarimu setiap saat

Burung bernyanyi untuk keagungan dirimu

Bahkan si ari najis itu harusnya berkata

“bunda jangan kau yang mengandungku, karena aku takut membuatmu murka”

Kau memang adalah kesucianku, keberkahan dan kelapanganku

Bunda, ijinkan aku membersihkan telapak kakimu dari mulut kotorku

Ijinkan aku mencium tanganmu dari tabiat setanku

Kumohon bunda… kumohon bunda… kumohon bunda…

Kaulah makhluk yang suci nan agung itu

By: MAKHLUK TUHAN YANG PALING KRITIS

NILAI–NILAI YANG SUDAH HILANG

Mahasiswa adalah tingkatan yang paling berpengaruh dalam sejarah perjuangan bangsa indonesia. Kita bisa melihat peran mahasiswa pada tahun 1928 ketika mereka berhasil merumuskan konsep sumpah pemuda yang menjadi cikal bakal pemersatu di negeri ini. Terus kita juga dapat melihat begitu besar peran mahasiswa ketika peristiwa G/30/S dan peristiwa MALARI (malapetaka 11 April). Dan puncakanya adalah peristiwa 1965 yang berhasil menghasilkan TRITURA (Tri Tuntutan Rakyat) serta peristiwa reformasi 1998 yang berhasil menumbangkan rezim Soeharto.

Ketika peran dan keberhasilan gerakan mahasiswa kita ingin sinkronkan dengan kondisi mahasiswa PNUP sekarang ini, maka saya ingin katakan kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Kita bisa lihat dari berbagai kejadian di PNUP yang melibatkan lembaga kemahasiswaan. Sikap mereka sudah tidak mencerminkan mahasiswa sebagaimana mahasiswa. Ketika ajang publikasi otot sudah menjadi ”trend” , ketimbang membuka sarana intelektual untuk menyelesaikan suatu masalah . Contoh lain kita bisa liat bagaimana budaya hedonis sudah merajalela di kampus ini. Mulai dari kebiasaan bergosip, kemudian budaya “maccalla–calla“ yang kembali menyeruak, budaya main kartu yang tujannya entah kemana, budaya meneriaki seseorang jika dianggap mengumbar sensualitas, hingga hilangnya kesetiakawanan sosial mahasiswa terhadap saudara–saudaranya yang masih hidup di jalanan dan emperan got. Sungguh sangat memprihatinkan.

Sungguh luculah kejadian ini. Nilai–nilai sebagai seorang mahasiswa sudah hilang. Dan lebih parahnya lagi mereka seakan bangga dengan hal ini. Kemudian muncul pertanyaan solusi apa yang bisa kita tawarkan terhadap fenomena ini. Jika kita merujuk pada akar permasalahannya maka yang pertama kali yang harus dirubah dari mereka yaitu konsep pola pikir. Ingat teman – teman bahwa seseorang akan melakukan sebuah tindakan berangkat dari pemahaman atau pola pikir mereka. Maka disini yang memiliki peranan penting adalah lembaga kemahasiswaan. Mengapa mereka memiliki peranan yang penting, karena di sanalah tempat mahasiswa memperoleh pengetahuan tentang hakekat mahasiswa itu sendiri. Tidak usah terlalu berharap dari bangku perkuliahan. Harus diketahui bahwa arena perkuliahan di PNUP lebih didominas pemahaman akan hal yang bersifat komersil. Di bangku kuliah mereka hanya diberikan pemahaman bagaimana menjadi orang pintar, kemudian terkenal, banyak uang, kemudian menikah, punya anak dan akhirnya mati. Dan mereka berharap agar tak muncul lagi semangat–semangat perjuangan sehingga kepentingan birokrasi menjadi gampang terealisasi.

Kemudian pola pikir mereka sudah terbangun secara sistematis dan rasional, maka harus di lakukan penyadaran realitas sosial. Ajaklah teman–teman kita ke panti asuhan atau daerah kumuh sehingga mereka benar–benar mengetahui keadaan yang sebenarnya.

Terakhir yang harus kita lakukan yaitu meminimalisir ego lembaga, membasis dengan lembaga lain sehingga revolusi yang sama–sama kita idamkan tercapai. Birokrat akan ciut nyalinya ketika melihat seluruh warga PNUP turun aksi di bawah satu almamater hitam untuk melakukan revolusi . Semoga hal ini bisa terealisasi kawan.

By: MAKHLUK TUHAN YANG PALING KRITIS

LAMBANG HMI

LAMBANG HMI