TANGIS, PELUH DAN KASIH SAYANGMU
Dirimu menangis dalam kebahagiaanmu
Tak kau hiraukan ari najis yang akan membuatmu bersedih
Tak sepotong roti dan kayupun kau belai dirinya
Sehingga ia merdeka dalam kekekanganmu
Kau rawat ia di atas perahu deritamu
Walaupun tetekmu yang suci ia jadikan sebagai pelampiasan jiwa
Apakah itu semua tak kau hiraukan
Kau bodoh dalam kasih sayangmu
Kau hina dalam keagungan jiwa dan akhlakmu
Kau memang hanyalah itu, dan hanyalah itu
Budak belian dalam genggaman darah dagingmu
Tapi, tak pernah kau sadari bumi merintih karena air matamu
Kau adalah makhluk yang suci, bahkan bintang pun harusnya menyinarimu setiap saat
Burung bernyanyi untuk keagungan dirimu
Bahkan si ari najis itu harusnya berkata
“bunda jangan kau yang mengandungku, karena aku takut membuatmu murka”
Kau memang adalah kesucianku, keberkahan dan kelapanganku
Bunda, ijinkan aku membersihkan telapak kakimu dari mulut kotorku
Ijinkan aku mencium tanganmu dari tabiat setanku
Kumohon bunda… kumohon bunda… kumohon bunda…
Kaulah makhluk yang suci nan agung itu
By: MAKHLUK TUHAN YANG PALING KRITIS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
bagaimana menurut anda?